Politik tidak Semata Memburu Kekuasaan

Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) dari Fraksi PKS Abdul Rahman, Lc mengatakan bahwa politik itu tidak hanya mengejar kekuasaan saja, akan tetapi juga harus memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Hal ini dikatakan Abdul Rahman saat peresmian Balai Pertemuan dan Posyandu di Komplek Botania Garden Blok C dan D, Kelurahan Belian, Batam Kota, Ahad (3/11) lalu.


"Politik itu tidak hanya mengejar kekuasaan saja, akan tetapi harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Hari ini alhamdulillah berkat kerjasama dan bantuan dari masyarakat kita dapat membangun Posyandu dan Balai Pertemuan ini. Tanpa ada dukungan dari warga hal ini tak akan terlaksana," ujarnya.

Dia mengharapkan gedung posyandu yang baru dibangun dengan menggunakan dana dari APBD Kepri ini dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.

"Posyandu ini kami harapkan juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain, misalnya digunakan untuk pendidikan anak usia dini," kata Abdul Rahman yang juga Ketua DPW PKS Kepri ini.

Di tempat yang sama Ketua RW 043 Botania Garden Ahmad Suhendra sangat berterima kasih khususnya kepada Bapak Abdul Rahman, Lc yang telah mengadvokasi anggaran dari DPRD Kepri untuk membangun Balai Pertemuan dan Posyandu yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat ini.

"Sebelumnya di komplek ini kegiatan Posyandu diadakan dari rumah ke rumah. Sekarang alhamdulillah berkat bantuan dari anggota dewan kita Bapak Abdul Rahman, gedung Posyandu yang permanen telah kita miliki," katanya.

Menurut Suhendra Posyandu yang diberi nama Pelangi ini berada ditengah-tengah komplek sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya.

"Posyandu ini adalah milik bersama, bukan milik kelompok atau golongan tertentu. Mari hilangkan pikiran picik kita tentang kelompok-kelompok atau golongan," katanya.

Sementara itu Dr Siska Irma yang mewakili Dinas Kesehatan Kota Batam menyampaikan bahwa Posyandu bisa dijadikan tempat untuk melaksanakan berbgai kegiatan.

"Mari kita optimalkan penggunaan Posyandu ini. Indonesia memiliki banyak program dan fasilitas untuk itu kita wajib mengetahui. Misalnya di Posyandu kita bisa imunisasi secara gratis. Posyandu bukan hanya menangani bayi dan ibu-ibu hamil saja. Akan tetapi remaja, bahkan nenek-nenek pun bisa datang ke Posyandu untuk mendapatkan pelayanan," katanya.

Menurut Irma, jaman dahulu banyak orang yang melecehakan keberadaan Posyandu. Sekarang kita sudah merubah mindset masyarakat bahwa Posyandu itu hebat.

"Dinas Kesehatan akan memback-up penuh kegiatan Posyandu," katanya.

Dia mengatakan Posyandu Batam menjadi nomor satu secara nasional pada tahun 2012 lalu, yakni Posyandu yang berada di Taman Marchelia dan Tiban.

"Orang-orang banyak yang datang ke Batam hanya untuk melihat geliatnya Posyandu di Batam," paparnya.

Dia mengharapakna Posyandu tidk hanya selalu mengharapkan bantuan dari pemerintah, akan tetapi harus mandiri dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bisa menghasilkan dana untuk operasional Posyandu.

"Bisa saja di Posyandu kita adakan pemeriksaan tensi darah. Bagi masyarakat yang datang boleh bayar atau tidak. Dengan dana tersebut maka kita bisa menjalankan kegiatan Posyandu," katanya.

Warga Komplek Botania Garden Tahap 3 tampak ramai mengikuti acara ini hingga selesai. Acara juga diisi dengan hiburan tari dan kompang yang dibawakan oleh ibu-ibu majelis taklim di komplek tersebut.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment